Liputan6.com, Stockholm: Mohamed Altoumaimi, seorang remaja asal Irak berhasil menjelaskan puzzle matematika yang tidak dapat dipecahkan sejak 300 tahun lalu. Hanya dalam empat bulan pemuda berusia 16 tahun tersebut menemukan formula untuk menjelaskan susunan yang dinamakan Nomor Bernoulli.
Altoumaimi, yang datang ke Swedia enam tahun lalu mengungkapkan, guru di sekolah menengah atas di Falun, Swedia Tengah, semula tak yakin atas penemuan ini. Lalu ia menghubungi seorang profesor di Universitas Uppsala guna mengeceknya. Sang profesor akhirnya membenarkan hasil yang diperoleh.
Atas kemampuan itu pula ia ditawarkan bekerja salah satu lembaga terkemuka. Namun saat ini Altoumaimi masih berfokus melanjutkan sekolahnya. Ia juga berencana mengambil matematika lanjutan dan fisika dalam kelas musim panas tahun ini. "Saya ingin menjadi peneliti fisika atau matematika," ucap Altoumaimi.(AFP)
Sumber:Liputan 6
Blog Archive
Saturday, 30 May 2009
Remaja Irak Pecahkan Teka-teki Matematika 300 Tahun
Di Coret oleh Ray di 22:52 0 Malaikat
Tags Berita, Sejarah, Top News, Top of the top
Perpustakaan Terbesar Dunia Dihadirkan di UI
Depok:Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, akan menjadi pemilik perpustakaan terbesar di dunia. Upacara pemancangan tiang pertama, Senin (1/6), menandai dimulainya pembangunan Gedung Perpustakaan UI. Demikian siaran pers yang diterima Liputan6.com.
Perpustakaan ini dibangun di atas area seluas 2,5 hektar. Luas bangunan keseluruhan sekitar 30 ribu m2 dan merupakan pengembangan dari perpustakaan pusat yang dibangun 1986-1987. Pembangunan gedung delapan lantai ini ditargetkan selesai Desember 2009 dengan dana dari
pemerintah dan industri, terutama Bank BNI, dengan anggaran sekitar Rp 100 miliar.
Perpustakaan Pusat UI tersebut bakal sanggup menampung sekitar 10 ribu pengunjung dalam waktu bersamaan. Judul buku yang disediakan 3-5 juta, dilengkapi ruang baca, silent-room bagi dosen dan mahasiswa yang sedang menulis laporan penelitian atau karya ilmiah lain.
Gedung perpustakaan ini didisain dengan konsep sustanaible building. Sebagian kebutuhan energi menggunakan sumber terbarukan (solar energy). Di dalam gedung tidak diperkenankan menggunakan plastik. Area baru ini bebas asap rokok, hijau, serta hemat listrik, kertas dan air. "Fasilitas ini akan menjadi salah satu perpustakaan terbesar, termodern, dan terindah di dunia," demikian termaktub dalam siaran pers itu.
Sumber:http://berita.liputan6.com
Berita lainnya:
indonesia bakal memiliki perpustakaan termodern, terbesar dan terindah di dunia yang akan berlokasi Universitas Indonesia (UI) Depok di areal seluas 2,5 hektar. Pihak Rektorat UI dalam siaran persnya di Jakarta, Sabtu (30/5), menyebutkan, gedung perpustakaan yang memiliki luas bangunan 30.000 m2 serta terdiri atas delapan lantai yang pemancangan tiang perdana akan dilakukan Senin (1/6) ditargetkan pembangunnya selesai pada Desember 2009.
Deputy Director Corporate Communications UI Devie Rahmawati menyatakan, proyek yang merupakan pengembangan dari perpustakaan pusat yang dibangun tahun 1986-1987 itu didanai oleh pemerintah dan industri dengan anggaran sekitar Rp 100 miliar. Gedung perpustakaan tersebut dirancang dengan konsep "sustainable building" yang mana kebutuhan energi menggunakan sumber terbarukan yakni energi matahari (solar energy) selain itu di dalam gedung tidak diperbolehkan menggunakan plastik.
Area baru tersebut bebas asap rokok, hijau serta hemat listrik, air dan kertas hingga hal inilah yang menjadikan sebagai perpustkaan terbesar, termodern dan terindah di dunia. erpustakaan pusat UI tersebut akan mampu menampung sekitar 10.000 pengunjung dalam waktu bersamaan atau sekitar 20.000 orang per hari selain itu juga akan menampung 3-5 juta judul buku.
Sistem ICT mutakhir juga akan melengkapi perpustakaan tersebut sehingga memungkinkan pengunjung leluasa menikmati sumber informasi elektronik seperti e-book, e-journal dan lain-lain. Sedangkan perpaduan gaya arsitektur yang unik serta lokasi perpustakaan di tepian danau Kenanga UI yang ditumbuhi pepohonan besar berusia 30 tahun akan merupakan keindahan bagi perpustakaan tersebut.
Di Coret oleh Ray di 22:13 2 Malaikat
Tags Berita, Top News, Top of the top
Saturday, 23 May 2009
Rumah Hantu Amityville Horror
Ni gw dapet certa ini dari temen. di kasih lewat email udah baca aja!
jadi gini ceritanya:
Pada Desember 1975, George dan Kathleen serta anak-anak mereka pindah ke sebuah rumah di 112 Ocean Avenue, sebuah rumah besar bergaya kolonial Belanda di Amityville, sebuah lingkungan di pinggiran kota di selatan Long Island, New York.
Tigabelas bulan sebelum keluarga Lutz pindah, Ronald DeFeo, Jr., pemilik sebelumnya, telah menembak mati enam anggota keluarganya di rumah itu. Setelah 28 hari keluarga Lutz tinggal dirumah itu, mereka mulai merasakan hal-hal aneh dengan rumah tersebut.
Bagian ini berdasarkan buku yang ditulis oleh Jay Anson, 1977, The Amityville Horror – A True Story.
Jay Anson (1921-1980), adalah penulis The Amityville Horror
Rumah bernomor 112 di Ocean Avenue telah kosong selama 13 bulan setelah DeFeo membunuh anggota keluarganya, hingga pada Desember 1975 keluarga Lutz membeli rumah tersebut seharga $80.000. Rumah yang memiliki enam kamar tidur ini dibangun dengan gaya kolonial Belanda, dan memiliki atap yang melengkung. Rumah ini dilengkapi dengan kolam renang dan sebuah rumah tempat penyimpanan kapal. George dan Kathy telah menikah pada bulan Juli 1975 dan mempunyai rumah mereka sendiri, namun ingin memulai kembali dengan memiliki rumah baru. Kathy mempunyai tiga anak dari pernikahan sebelumnya, Daniel (9), Christopher (7), dan Melissa alias Missy (5). Mereka juga memiliki seekor anjing Labrador yang diberi nama Harry. Selama pengecekkan mereka saat akan membeli rumah tersebut, oleh agen mereka telah diberitahukan mengenai pembunuhan yang dilakukan oleh DeFeo, namun mereka menganggap hal itu bukanlah masalah
Keluarga Lutz pindah kerumah tersebut pada 18 Desember 1975. Sebagian besar mebel dari keluarga DeFeo masih ada, karena semuanya termasuk dalam kesepakatan jual beli. Seorang teman George Lutz telah mempelajari tentang masa lalu sejarah rumah tersebut, dan mendesak agar mereka melakukan pemberkatan. Namun mereka tidak mengerti cara-caranya. George mengenal seorang Pendeta Katolik yang bernama Bapa Ray, dan ia bersedia untuk melakukan pemberkatan. (Dalam buku Anson disebutkan nama Pendeta tersebut adalah Bapa Mancuso. Hal ini dilakukan untuk menjaga privasi Pendeta tersebut, nama aslinya adalah Bapa Ralph J. Pecoraro).
Bapa Mancuso adalah seorang pengacara, imam Katolik, dan seorang psikoterapi yang tinggal di Sacred Heart Rectory. Ia tiba untuk melaksanakan berkat pada sore hari tanggal 18 Desember 1975 disaat George dan Kathy sedang membongkar barang-barang mereka. Ketika ia mengibaskan air suci yang pertama dan mulai untuk berdoa, ia mendengar suara dengan jelas yang mengatakan”Keluar!” – “Get out!”. Disaat meninggalkan rumah tersebut, ia tidak menceritakan kejadian itu kepada George maupun Kathy. Pada 24 Desember 1975, Bapa Mancuso menelepon George Lutz dan menasihatkan agar dia tidak menggunakan ruang dimana ia telah mendengar suara yang aneh tersebut. Ruang ini adalah ruangan yang direncanakan Kathy digunakan sebagai ruang jahit, dan tadinya adalah kamar tidur Marc dan Yohanes Matthew DeFeo. Percakapan telepon terputus secara tiba-tiba, dan kunjungan berikutnya ke rumah tersebut mengakibatkan Bapa Mancuso menderita demam tinggi dan pada lengannya dijumpai tanda yang mirip dengan tanda stigmata.
Pada mulanya, George dan Kathy Lutz tidak merasakan hal yang aneh dengan rumah mereka. Namun kemudian, mereka merasa bahwa “masing-masing dari mereka tinggal di suatu rumah yang berbeda”.
Sebagian dari pengalaman keluarga Lutz diuraikan sebagai berikut:
*George selalu terbangun sekitar pukul 03:15 setiap paginya, dan kemudian keluar ke rumah tempat penyimpanan kapal. Waktu tersebut diperkirakan adalah waktu dimana DeFeo membunuh anggota keluarganya.
*Rumah mereka selalu diganggu oleh segerombolan lalat di setiap musim dingin.
*Kathy mendapat mimpi buruk tentang pembunuhan dan saat dimana ia melakukan persetujuan pembelian rumah tersebut. Anak-anak mereka juga mulai tertidur dengan terlungkup, posisi yang sama saat mayat DeFeo ditemukan.
*Kathy merasakan seolah-olah “sedang dipeluk” dengan penuh kasih oleh suatu kekuatan yang tidak terlihat.
*Kathy menemukan sebuah ruang kecil yang tersembunyi (sekitar empat kaki) di belakang basement. Dindingnya bercat merah dan ruangan itu tidak tampak didalam denah rumah. Ruangan itu kemudian dikenal dengan nama “The Red Room”. Ruangan ini memiliki pengaruh terhadap anjing mereka Harry, yang selalu menolak untuk mendekat dan selalu berjongkok seolah-olah merasakan sesuatu yang negatif.
*Ada udara dingin, bau parfum dan kotoran didalam rumah, dimana tidak terdapat saluran udara atau jalur bagi sumber tersebut.
*Putri mereka yang berumur lima tahun, Missy, mengisahkan teman imajinasinya yang bernama “Jodie” yang memiliki mata yang sangat merah.
*George selalu dibangunkan oleh bunyi bantingan pintu depan. Ia akan segera ke lantai bawah dan menemukan anjing mereka tertidur dengan suara keras didepan pintu. Tidak ada orang lain yang mendengar suara itu kecuali dia.
*George mendengar apa yang diuraikan sebagai “Marching band Jerman” atau suara seperti radio yang tidak di setel dengan frekuensi yang tepat. Namun ketika ia ke menuju lantai bawah, suara gaduh akan berhenti.
*George disadari bahwa ia memiliki kemiripan kuat dengan Ronald DeFeo, Jr., dan mulai bermabukan di The Witches’ Brew, bar dimana DeFeo adalah salah seorang pelanggannya.
*Ketika mengecek tempat penyimpanan kapal pada suatu malam, George melihat sepasang mata merah yang sedang memperhatikan dia dari jendela kamar tidur Missy. Ketika ia pergi keatas untuk melihatnya, ia tidak menemukan apa-apa. Kemudian disimpulkan bahwa itu adalah “Jodie”.
*Ketika ditempat tidur, Kathy mendapatkan bekas merah didadanya disebabkan oleh suatu kekuatan tak terlihat, dan ia diangkat sekitar dua kaki dari tempat tidurnya.
*Kunci, jendela, dan pintu rumah dirusakkan oleh suatu kekuatan yang tak terlihat.
*Terdapat belahan kuku binatang yang besar di salju yang kemudian dihubungkan dengan seekor babi besar pada 1 Januari 1976.
*Dari dinding aula dan lubang kunci dari pintu kamar bermain yang ada di loteng keluar lumpur yang berwarna hijau.
*Sebuah salib 12 inchi yang digantung Kathy di kamar kecil ditemukan terpasang terbalik dan menyemburkan bau.
*George tersandung oleh sebuah keramik singa Tiongkok yang memiliki tinggi sekitar empat kaki, yang kemudian meninggalkan bekas gigitan pada salah satu mata kakinya.
*George melihat Kathy berubah menjadi seorang wanita tua yang berumur sekitar 90-an, “dengan rambut acak-acakan, muka dengan kerutan dan berbentuk buruk, dan air liur yang menetes dari mulutnya yang ompong”.
George dan Kathy Lutz dikelilingi dengan berbagai media yang mengulas kasus mereka
Setelah memutuskan bahwa ada yang tidak beres dengan rumah mereka, yang tidak dapat dijelaskan secara rasional, George dan Kathy Lutz melaksanakan suatu pemberkatan dengan cara mereka sendiri pada 8 Januari 1976. George memegang sebuah salib yang terbuat dari perak selagi kedua-duanya membacakan Doa Para Raja, dan dari ruang tamu mereka, menurut dugaan banyak oang terdengar suara paduan suara yang meminta agar mereka berhenti: “Will you stop!”.
Di pertengahan Januari 1976, dan setelah usaha pemberkatan yang dilakukan oleh George dan Kathy, mereka mengalami kejadian yang kemudian menjadi malam terakhir mereka berada di rumah itu. Keluarga Lutz menilai bahwa segala kejadian yang terjadi sebagai sesuatu yang sangat menakutkan, “too frightening”.
Setelah berkonsultasi dengan Bapa Mancuso, mereka memutuskan untuk mengambil beberapa barang kepunyaan mereka dan memutuskan untuk tinggal di rumah ibu Kathy di dekat Deer Park, New York. Pada 14 Januari 1976, George dan Kathy Lutz bersama ketiga anaknya dan anjing mereka Harry, meninggalkan rumah dan meninggalkan banyak barang dibelakang rumah tersebut. Hari berikutnya, seorang tukang ditugaskan untuk memindahkan barang-barang untuk dikirim ke keluarga Lutz. Ia melaporkan ada fenomena yang tidak normal didalam rumah itu.
Buku ini ditulis setelah Tam Mossman, seorang editor di penerbit Prentice Hall yang mengenalkan George dan Kathy Lutz kepada Jay Anson. Mereka tidak bekerja secara langsung dengan Anson, namun disampaikan melalui rekaman tape yang berdurasi sekitar 45 jam, yang kemudian menjadi dasar bagi penulisan buku ini. Diperkirakan penjualan buku ini mencapai sepuluh juta kopi dari beberapa edisi. Anson dikatakan mengambil dasar judul bukunya “The Amityville Horror” dari “The Dunwich Horror” karangan H.P. Lovecraft yang diterbitkan pada tahun 1929.
sampe serunya cerita itu sampe di buatin film nya:

Kesimpulan: jadi Amityville horror adalah rumah pondok indahnya orang barat hehehehe
Di Coret oleh Ray di 04:28 2 Malaikat
Saturday, 16 May 2009
Hukuman Zaman Dulu [ Sadis ]

Dapet dari kaskus tapi yang ngebuat threadnya sih dapet dari internet tapi ada juga hasil dapet dari p3mi gloria, bukan bermaksud apa2 cuma buat share
lumayan lah buat share-share nih langsung aja gw kasih Hukuman Zaman dulu
yang pastinya ngga manusiawi.
OH IYA KALAU GAMBARNYA NGGA KELUAR TUNGGU DULU ATAU KLICK AJA
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Dipasang di kepala buat ngehukum para kaum wanita yang kebanyakan ngoceh. Dengan make ni alat, nggak bakal bisa ngomong apa-apa.
Breaking wheel



Orang yang dihukum diiket di roda, trus dicambuk, di palu, diseret, diputer-puterin, dll ampe ntu orang mabok ato nggak mati
Iron maiden
orang dimasukin kedalam alat mirip sacrophagus yang di sisinya ada duri-duri dari besi. Duri-duri tersebut dirancang biar nggak mengenai organ vital, jadi pas tu pintunya ditutup, orang nggak bakal langsung mati, tapi bakal tersiksa perlahan-lahan sampe mati. Selama disiksa, orang yang dihukum diintrograsi sampai dia mati.DUNKING STOOL " -


Alat ini digunakan khusus menghukum para kaum wanita. Wanita yang disuruh duduk di kursi yg tepat diatas sungai dan setelah itu kursi itu di naikturunkan dari sungai yg dalam dan kotor sampai wanita tersebut tewas kehabisan nafas.
CAT'S PAWS


Sangat simple , korban diikat dan di angkat dan alat ini akan perlahan2 merobek kulit dan seisi tubuh korban hingga ke tulang.
CLEANSING THE SOUL

Dikota2 yg perpenduduk agama katolik Hukuman ini ditujukan kpd orang2 yang bekerja sama dengan mahkhluk gaib, Korban dipaksa meminum air mendidih, dan arang bakar.
THE HANGING CAGE

Korban akan dimasukan kedalam Sangkar dengan keadaan telanjang dan sangkar tersebut di gantung ke tempat yang tinggi .korban akan merasakan cuaca yang sangat panas maupun sangat dingin dan parahnya lagi korban tidak dikasi makan dan minum..hanya menunggu kematian.
THE BURNING AT THE STAKE

Pada zaman sebelum masehi di eropa tengah ada ilmu mempelajari tentang sihir...Banyak yang berpendapat kalau sihir itu menggunakan tenaga setan.artinya bertentangan dengan ajaran Tuhan..pada abad 15 hingga abad 17, dilakukan pemburuan terhadap wanita penyihir secara besar besaran. orang yg menggunakan sihir akan di tangkap dan di paksa,disiksa dan dihukum mati.
Judas Chair
cewe ato cowo diposisin dan diiket diatas kursi yang berbentuk piramid. Ujung dari piramid itu dimasukin ke lubang anus , ada juga yang langsung nggak pake lama ditancepin biar yang disiksa kesakitan.buset dahhhh … .SEBAGIAN KATA GW APUS KARENA NGGA PANTES " THE CRADLE " -

Sama Seperti Judas Cradle hanya kaki korban untuk hukuman ini diberi pemberat agar benar2 tertusuk dalam segitiga lancip tersebut.
Pillory
Orang yang dihukum dipasang papan kayu di bagian kepalanya dan kakinya, sehingga mereka tidak bisa berkutik dan harus tetap dalam posisi tegakRack


sori gambar agak kepotong emang dari sananya ^^
Orang yang dihukum diiket di sebuah rak kayu. Rak kayu tersebut memiliki roler yang ada di ujung-ujung rak kayu yang bisa diputer menyebabkan iketan tali semakin kuat. Semakin diputer, tubuh orang yang diiket semakin ketarik sehingga menyebabkan sendi-sendi tulangnya hampir putus, malah bisa sampe putus.
" QUARTERING BY HORSES " -

Sama seperti The Rack tapi kalau yang ini satu persatu bagian tangan dan kaki di ikat satu satu dan ditarik dengan menggunakan kuda dan secara bersamaan tubuh korban dalam sekejab semuanya terputus dari badan.
Stocks

Mirip sama pillory cuma lebih "manusiawi", hanya bagian kepala dan tangan saja yang dipasang di papan kayu, jadinya masih agak bebas dikit.
Spiked Chair
*Yang ini juga kepotong soriSeperti namanya, kursi yang dikasih tusukan-tusukan dari besi, jadi yang dihukum disuruh duduk dan diiket biar nggak bisa kemana-mana, dijamin langsung ngocor dah sana-sini sekali duduk.
" INTERROGATION CHAIR " -

Kursi untuk menginterogasi Tersangka yang tidak mau bersaksi atas kejahatannya.Kursi ini Sepenuhnya dipenuhi oleh paku tajam dan dibawah dudukannya diberi api untuk memanaskan dudukan hingga bokong nya tergelupas kulitnya dan tertusuk paku2 tajam..(Sungguh sadis)
Heretics Fork
Yang dihukum tangannya diiket trus di depan lehernya di pasang besi berbetuk garpu yang menyangga kepala sama dada, jadi kepala harus tegak, kalo kepalanya loyo dikit langsung dah besinya nancep en ngocor dah tu darah. Berhubung heretics fork tidak diposisikan pada organ vital, jadi orang nggak bakal mati gara-gara nie, cuma bakal kesakitan aja.The Saw


Orang disiksa dengan diikat secara terbalik, jadi kepala ada di bawah biar darah ngumpul di kepala. Lalu secara perlahan-lahan digergaji dari bagian pan*** sampe tu orang puas. Berhubung darah ngumpul di kepala, orang nggak bakal langsung mati tapi bakal tersiksa perlahan-lahan.
Breast Ripper
Dari judulnya udah ketahuan, buat cewe-cewe jaman eropa jadul yang suka esek-esek sana-sini, itunya dicopot dengan paksa pake ni alat.Tongue Tearer
Suka berbohong? Jaman eropa dulu lidah langsung dicabut pake iniThumbscrew
Alat yang didesign buat ngehancurin jari-jari, masih belon jelas gw dipake buat orang yang melakukan kesalahan apa, cuma serem amat dah jarinya dihancurin perlahan-lahan. Kejepit pintu aja sakit, apalagi ini ya." IMPALEMENT " -

Tombak tajam yg dikubur Berdiri...Korban telanjang ditusuk melalui lubang dubur melewati tenggorokan dan keluar melalui mulut..hukuman ini bisa disaksikan oleh masyarakat.
The Pear
Alat berbentuk mirip buah pir yang diujungnya ada duri yang bisa dipanjangkan dengan cara memutar bagian belakang dari alat ini. Alat ini didesign untuk menghukum mereka yang bertindak asusila seperti sodomi, pemerkosaan, dll. Alat ini dipaksakan untuk masuk ke mulut, , atau lubang anus, setelah alat dimasukkan duri yang ada diujungnya dipanjangkan sehingga langsung menusuk bagian dalam organ mereka.The Head Crusher

Yang dihukum diiket terus dagunya ditempelin di plat besi bagian bawah dan bagian belakang kepala di bawah topi besi. Penyiksa lalu memutar pemutar yang ada di bagian atas jadinya topi besi bakal terus turun kebawah yang mengakibatkan yang dihukum kepalanya tertekan. Pertama-tama giginya bakal ancur, terus tulang-tulang muka remuk, matanya copot, sampe dia mati kepalanya remuk semua.
Knee Splitter
Nih alat dipake buat motong bagian-bagian tubuh kayak kaki, tangan, dll. Duri-duri yang ada di Knee Splitter bervariasi, jumlahnya bisa sampe puluhan. Pas penyiksa muter handle yang ada di alat tersebut, langsung dah bagian tubuh yang disiksa bakal ketusuk sama duri-duri tersebut dan putus.The Scavenger's Daughter
Kebalikan dari Rack, Scavenger's Daugther didesign untuk mempress tubuh yang dihukum, sedangkan Rack dibuat untuk menarik bagian-bagian tubuh orang. Semakin keras tekananannya, semakin tersiksa orang yang diiket di alat ini.Iron Boot
[Gambar ada di bawah]
Kaki orang yang dihukum dimasukin ke sepatu boot gede yang hanya tediri dari 1 buah, bukan sepasang. Diantara kaki-kakinya diselipkan papan kayu sedikit demi sedikit secara paksa, sehingga menyebabkan tulang kaki remuk. Ada juga yang sepatunya dibakar, sehingga orang yang make tu sepatu bakal kepanasan sampe kakinya melepuh.
Nih gambar koleksi peralatan penyiksaan:
Torture Chamber yang sering ada di kastil-kastil eropa:

Kebanyakan peralatan diatas dipake pas jaman eropa pertengahan. Parah juga cara nyiksanya~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
bukan bermaksud mengulang sejarah yang menurut gw aib
tapi hanya sekedar share aja
refrensi:
Kaskus
Marigaul.com
p3mi gloria
Di Coret oleh Ray di 20:42 0 Malaikat
Tags Sejarah, Tahukah Anda?, Top News
Friday, 3 April 2009
Keliling Dunia dengan Google Earth
Ada yang percaya kalau kita bisa ngelilingin dunia dalam waktu sehari?
mungkin sedikit yang percaya! begitu juga gw baru kemaren lagi jalan-jalan di google, eh nge dapetin software yang namanya google earth.Google earth ini adalah globe digital. yang bisa di dapet disini. versi yang terbaru adalah versi 5,0 walau pun kalian punyanya yang versi 4,6 bisa di update. caranya download dulu yang versi 5,0 kalau udah instal nanti secara automatis google earth yang tadinya versi 4,6 langsung berubah jadi versi 5,0. Google earth bisa di instal di linux,windows dan mac os. kalau udah di instal nanti keluar gambar seperti ini:
kalau kota pertama yang gw liat pastinya jakarta, yah walau pun agak ga jelas gi tu gambarnya tapi seneng karena bisa ngelait langsung dari atas kota jakarta itu gimana. terasa kyk burung kalau make google earth ini.
nah abis itu kalian semua bisa nge liat kota2 besar di dunia. selain itu kita bisa ngeliat tempat - tempat bersejarah dunia seperti coloseum misalnya! maka dari itu jadilah yang pertama ngelilingin dunia dengan google earth!
Di Coret oleh Ray di 17:57 0 Malaikat
Monday, 30 March 2009
Penampakan Earth Hours 2008

Ini lah Pemandangan Kota - kota besar di dunia Selama Earth Hours 2008 Berlangsung:

Sydney , Australia

Sydney , Australia

Melbourne, Australia

Canberra, Australia

Tel Aviv, Israel

Chicago, Illinois, Amerika Serikat

Dubai, Uni Emirat Arab

Toronto, Kanada (bawah: 8.53 pm., 18 April 2007; atas: 8.15 pm. 29 Maret 2008)

Toronto, Kanada
Earth Hour 2008 berhasil menarik 370 kota di 35 negara
Google Pun Ikut Berpartisipasi dengan mengganti warna latar belakangnya
Demikian Partisipasi Seluruh Penghuni bumi ini Untuk Menyelamatkan Bumi ini
Maka Mulai dari sekarang SAVE THE WORLD
Di Coret oleh Ray di 07:30 0 Malaikat
